Sarjana Fisioterapi & Pendidikan Profesi Fisioterapis
Mewujudkan sumber daya manusia unggul dan profesional di bidang fisioterapi muskuloskeletal.
Program Studi Fisioterapi
ITSK RS dr. Soepraoen
Program Studi Fisioterapi ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang menyelenggarakan dua jenjang pendidikan, yaitu Sarjana Fisioterapi dan Pendidikan Profesi Fisioterapis, dengan keunggulan fisioterapi muskuloskeletal. Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen menjadi lahan praktik dan penelitian utama mahasiswa.
Visi Program Studi Sarjana Fisioterapi
Menjadi Program Studi Terkemuka dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul di Bidang Fisioterapi Muskuloskeletal.
Visi Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis
Menjadi Program Studi Terkemuka dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Profesional dan Unggul Bidang Fisioterapi Muskuloskeletal Non Bedah.
Fokus keilmuan fisioterapi muskuloskeletal yang didukung laboratorium ortopedi & muskuloskeletal, neuromuskuler, kardiovaskuler & pulmonal, olahraga, serta fisioterapi anak.
-
Kurikulum Berbasis OBE
-
Jalur Reguler & RPL
-
Lima Laboratorium Praktik
-
Lahan Praktik RS Tk. II dr. Soepraoen
2 Jenjang Pendidikan
Sarjana Fisioterapi (S.Kes) dan Pendidikan Profesi Fisioterapis (Ftr).
Akreditasi Baik
Program Studi S1 Fisioterapi terakreditasi LAM-PTKes sejak 2022.
Muskuloskeletal
Bidang keunggulan yang tertuang dalam visi kedua program studi.
Laboratorium Fisioterapi
Sarana praktikum untuk penguatan kompetensi mahasiswa di bidang muskuloskeletal, neuromuskuler, kardiopulmonal, olahraga, dan pediatri.

Laboratorium Ortopedi & Muskuloskeletal
Fasilitas pembelajaran praktik untuk menunjang keterampilan pemeriksaan, intervensi, dan penatalaksanaan fisioterapi pada gangguan muskuloskeletal.

Laboratorium Neuromuskuler
Mendukung pembelajaran praktik fisioterapi pada kasus neurologi, kontrol motorik, dan gangguan sistem neuromuskuler.

Laboratorium Kardiovaskuler & Pulmonal
Fasilitas praktik pemeriksaan dan intervensi fisioterapi pada sistem kardiovaskuler dan pulmonal.

Laboratorium Olahraga
Pembelajaran kebugaran, performa gerak, latihan terapeutik, dan fisioterapi olahraga.

Laboratorium Fisioterapi Anak
Praktik untuk memahami tumbuh kembang anak dan intervensi fisioterapi pediatri.







